About me

Kegagalan demi kegagalan dalam membangun mimpinya, tak membuat semangatnya padam untuk terus berusaha dan melakukan yang terbaik. Menjadi seorang desainer grafis tidak pernah terlintas dalam pikirannya sejak kecil. Namun semangatnya untuk terus berkarya dan kerja keras akhirnya membuahkan hasil dengan menjadikannya sebagai desainer grafis bertaraf Internasional.

Beberapa karya yang dibuatnya telah mendapatkan pengakuan Internasional. Karya-karyanya telah mendapatkan sorotan di beberapa media online (website) desain yang berskala Internasional. Selain masuk dalam media online (website), beberapa karyanya juga telah mendapatkan sebuah kesempatan untuk masuk dalam prestigious branding & graphic design books di luar negeri. Dan yang lebih membanggakan, ia telah beberapa kali mendapatkan kesempatan menerima penghargaan desain, baik berskala nasional dan internasional.

Tidak hanya karyanya yang banyak menghiasi buku-buku branding di luar negeri, Yohanes Raymond atau biasa dipanggil Raymond, telah beberapa kali mendapatkan kesempatan untuk mewakili Indonesia sebagai salah satu narasumber/ pembicara di luar negeri. Dan di tahun 2014, ia telah menjadi pembicara termuda di Asean Art & Design Conference – Thailand Bangkok.

Bagi seorang Raymond, memiliki hidup yang berdampak itu bukan hanya menjadi sukses melalui potensi yang tertanam dalam dirinya saja, namun dapat menggunakan potensi tersebut untuk menolong dan melayani orang lain. Dan dalam kesuksesannya ia tetap bersikap rendah hati & tidak semena-mena.

Melalui jurnal online pribadinya, ia rindu dapat membagikan beberapa pemikiran-pemikiran, refleksi diri, dan pengalaman hidupnya kepada banyak orang. Ia mau banyak orang boleh mengambil sebuah pembelajaran positif dari setiap peristiwa yang terjadi dalam hidupnya.

Pada tahun 2017, ia telah mendapatkan kesempatan untuk menuliskan kisah hidupnya di buku perdananya yang berjudul “Don’t Give Up too Soon“. Buku tersebut ditulis oleh dua puluh inspirator terbaik di Indonesia dan telah terjual di toko buku Gramedia di seluruh Indonesia

Dan ia terlibat kembali untuk membagikan kisah hidupnya bersama sang ayah di buku keduanya yang berjudul “Ayahku Pahlawanku” – sebuah buku yang berisi tujuh puluh dua tokoh berpengaruh di Indonesia (Inspirator Bangsa) dan akan diterbitkan secara ekslusif & terbatas sebagai peringatan hari kemerdekaan tujuh puluh dua tahun Indonesia.