Menemukan Makna Kehidupan

Sobat, Pernahkah kita terlintas di pikiran tentang sebuah makna dan tujuan mengapa kita harus ada di dunia ini? Memang pertanyaan tersebut pernah terlintas menghampiriku ditengah-tengah kesibukan rutinitas kerjaku.

Ternyata telah pernah dikemukakan di dalam buku Man’s Search for Meaning, bahwa manusia memiliki kebutuhan akan sebuah makna dan tujuan hidup. Tak mengherankan jika banyak orang mencari tahu tentang sebuah tujuan hidup. Tuhan tentunya juga tidak konyol atau sekedar iseng menciptakan kita hanya untuk memenuhi bumi. Namun memiliki sebuah tujuan yang spesifik di dalamNya.

Saya percaya bahwa pada saat kita berhasil menemukan apa tujuan hidup itu, maka memudahkan kita untuk dapat memiliki hidup yang bermakna

Seperti yang saya ungkapkan diatas, tujuan hidup yang Tuhan mau kita hidupi bersifat spesifik, itulah yang menjadikan alasan mengapa kita tidak bisa membandingkan diri kita dengan orang lain. Kita tidak bisa menginginkan menjadi seperti orang lain. Karena belum tentu yang orang lain punya/ hidupi cocok dan sesuai seperti apa yang Tuhan mau kita hidupi.

Spesifik berarti secara khusus dan tidak sama antar satu dengan lainnya. Ada seorang psikolog yang bernama Wiliam Marsten, menanyakan kepada 3000 mahasiswa tentang tujuan hidup mereka. Dan hasil survey menyatakan ternyata 94% ditemukan bahwa mereka tidak memiliki tujuan yang pasti mengapa mereka hidup. Dan hal inilah yang akhirnya membuktikan bahwa banyak orang yang menjalani kehidupan ini tanpa suatu kejelasan akan apa yang mereka raih atau mereka hidupi.

Sobat, kita perlu mencari tahu dan mengembangkan tujuan tersebut, supaya tujuan tersebut akan mengembangkan diri kita untuk memiliki hidup yang berdampak bagi orang lain. Sungguh menjadi bahaya besar pada saat kita tidak memiliki sebuah tujuan yang jelas, karena kita akan mengerjakan apa saja yang dapat dikerjakan, dan biasanya akan cenderung tidak fokus. Dan hal inilah yang akhirnya akan membuang waktu, dan energi untuk sesuatu yang tidak jelas.

Ketika kita mengerti dan menentukan kemana kita melangkah dan mengapa, maka kita akan berpotensi untuk dapat memiliki hidup yang berdampak bagi banyak orang. Perlu kita sadari bahwa hidup ini terlalu singkat jika kita habiskan kepada hal-hal yang tidak bermakna dan memiliki sebuah tujuan yang jelas.

Seperti bidang yang saya geluti sebagai seorang perancang grafis (desainer). Setiap kali saya mendesain pastinya saya selalu mencari tahu tentang tujuan mengapa sebuah desain tercipta. Saya tidak bisa mendesain hanya untuk sebagai estetika belaka, namun setiap karya desain yang saya buat seidealnya harus memiliki sebuah tujuan yang jelas. Pada saat sebuah karya desain tidak memiliki sebuah tujuan, maka produk karya yang saya desain menjadi sebuah hal yang sia-sia. Begitu pula dalam hidup ini, hidup kita bukanlah sebuah kebetulan, ketika kita tidak dapat menemukan tujuan hidup atau mungkin kita melakukan tujuan hidup hasil dari melihat “tetangga” sebelah, maka hidup kita tentunya menjadi kurang maksimal. Mengetahui tujuan hidup akan menolong hidup kita untuk dapat memiliki hidup yang berdampak/ bermanfaat bagi banyak orang.

Tujuan hidup erat dengan kita mau menjadi apa, apa yang akan kita kerjakan, dimana saya akan berada dan apa yang akan kita miliki.

Tujuan hidup kita biasanya terletak pada potensi/ bakat/ talenta yang Tuhan taruh dalam hidup kita.

Saya percaya setiap dari diri kita memiliki potensi yang Tuhan berikan kepada kita. Namun seringkali kita lebih melihat potensi yang dimiliki oleh orang lain, sehingga kita tidak menyadari potensi yang ada dalam diri kita. Sobat, jangan pernah meremehkan potensi yang Tuhan taruh dalam hidup kita, sebab pada saat potensi itu kita latih terus menerus akan menjadikan sebuah kompetensi, dan akhirnya kita boleh menjadi berprestasi. Segera temukan potensi yang Tuhan mau kita hidupi. Potensi itu bisa berupa bakat/ talenta yang kita miliki. Ada begitu banyak harta karun yang berharga (yang dinamakan potensi) di dalam diri kita. Dan potensi tersebut yang akhirnya dapat membantu kita untuk dapat memiliki hidup yang berdampak bagi banyak orang.

Selain itu pula kita dapat menemukan tujuan hidup dari passion kita. Passion adalah sesuatu kegiatan yang mana kita selalu bergairah untuk melakukannya. Dan bisa jadi, passion kita-lah yang akan mengantarkan kepada tujuan hidup kita.

Dan biarlah pada saat kita berhasil untuk menemukan potensi / passion itu, dan akhirnya boleh menghidupinya. Ada satu hal yang perlu diingat, bahwa Tuhan lebih mau kita memiliki hidup yang berbuah. Tuhan tidak pernah melarang kita untuk memiliki kesuksesan besar lewat harta karun yang terpendam dalam hidup kita, namun biarlah potensi/ passion/ talenta itu semuanya kita gunakan bukan untuk keuntungan diri kita sendiri, tapi sudah selayaknya dapat digunakan untuk memberkati banyak orang.


Kita ini buatan Allah, diciptakan dalam Yesus Kristus untuk melakukan pekerjaan baik yang dipersiapkan Allah sebelumnya supaya kita bisa hidup di dalamnya.

Efesus 2:10